Jl. Raya KH. Abd. Syakur No. 183 Nglingi Desa Bareng Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro - Jawa Timur

Tuesday, October 28, 2025

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MA Asy-Syakur


Semangat Pemuda untuk Indonesia Emas 2045

Pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, MA Asy-Syakur menyelenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman madrasah. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, dan peserta didik. Upacara kali ini dipimpin oleh Bapak Suprayitno, S.Pd. sebagai pembina upacara, yang sekaligus memberikan amanat mengenai pentingnya menghayati nilai persatuan dan peran generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, Bapak Suprayitno, S.Pd. menyampaikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan para pemuda Indonesia yang pada tahun 1928 berhasil menyatukan keberagaman bangsa dalam satu ikrar suci: bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Beliau menegaskan bahwa tantangan pemuda masa kini tidak lagi berhadapan dengan penjajahan fisik, melainkan penjajahan moral, teknologi, dan degradasi karakter. Karena itu, pemuda harus mampu menjadi generasi yang unggul, disiplin, dan berintegritas tinggi.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadi pribadi yang bersemangat, kreatif, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. “Pemuda hari ini adalah penentu Indonesia masa depan. Jadilah pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia,” pesan beliau yang disambut tepuk tangan semangat dari para peserta upacara.

Upacara berlangsung dengan tertib mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga pembacaan naskah asli Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh salah satu perwakilan siswa. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh warga MA Asy-Syakur.

Kesan dan Pesan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MA Asy-Syakur tahun ini meninggalkan kesan haru dan bangga. Para siswa merasa termotivasi untuk menjadi generasi penerus yang siap menghadapi era persaingan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan moral keagamaan. Semangat upacara ini menjadi pengingat bahwa persatuan adalah modal utama untuk membangun negeri.

Harapannya, melalui kegiatan ini siswa MA Asy-Syakur dapat terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta menjaga sikap saling menghargai dan toleransi antarsesama. Semoga semangat Sumpah Pemuda terus hidup dalam dada generasi muda madrasah ini, membawa cahaya dan perubahan positif untuk menuju Indonesia Emas 2045.

"Bersatu, bangkit, dan tumbuh bersama demi Indonesia yang lebih maju!"

Share:

Wednesday, October 22, 2025

Makna Hari Santri 2025 : Refleksi Semangat Perjuangan di MA Asy-Syakur



Bojonegoro, 22 Oktober 2025 — Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Madrasah Aliyah (MA) Asy-Syakur Nglingi menyelenggarakan Upacara Hari Santri Nasional di halaman Yayasan Asy-Syakur. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta masyarakat sekitar dengan mengenakan pakaian khas santri—sarung, baju putih, dan peci hitam—yang menambah nuansa religius dan nasionalis di lingkungan madrasah.


KH. Musdar, M.Pd.: Menyulut Semangat Nasionalisme Santri

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak KH. Musdar, M.Pd.I., selaku Ketua Yayasan Asy-Syakur Nglingi, memberikan sambutan yang menggugah jiwa seluruh peserta upacara. Dalam pidatonya, beliau mengajak para santri untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri terdahulu yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Beliau menceritakan kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada masa penjajahan, mulai dari penderitaan rakyat akibat kolonialisme hingga perjuangan panjang menuju kemerdekaan. KH. Musdar menekankan bahwa peran santri sangat besar dalam sejarah bangsa, terutama melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh para ulama di bawah pimpinan KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

“Resolusi Jihad menjadi bukti nyata bahwa semangat keagamaan dan cinta tanah air tidak bisa dipisahkan. Santri berjuang bukan hanya dengan doa dan ilmu, tetapi juga dengan pengorbanan demi tegaknya kemerdekaan Indonesia,” tegas KH. Musdar dalam sambutannya.

Meneladani Nilai Juang Santri di Era Modern

Melalui upacara ini, KH. Musdar mengajak seluruh santri untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dan ulama, dengan cara berkontribusi positif di era modern. Beliau berpesan agar santri Asy-Syakur tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Santri zaman kini harus mampu menjadi pelopor dalam kebaikan, unggul dalam prestasi, dan tetap berakhlak mulia. Semangat jihad di masa kini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi berjuang melalui ilmu dan amal sholeh,” tambah beliau.

Makna Hari Santri Bagi Generasi Muda

Upacara Hari Santri di MA Asy-Syakur juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai santri Indonesia. Para peserta dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri, disertai pengibaran bendera Merah Putih yang penuh semangat.

Selain upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar santri, penampilan pidato kebangsaan oleh siswa, serta doa bersama untuk para pahlawan bangsa. Momen ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum usai, dan tugas santri masa kini adalah menjaga keutuhan NKRI melalui ilmu, iman, dan akhlak.


MA Asy-Syakur: Mencetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Sebagai lembaga pendidikan Islam yang berdiri di bawah naungan Yayasan Asy-Syakur Nglingi, MA Asy-Syakur berkomitmen untuk mendidik generasi muda berkarakter santri yang mencintai agama dan tanah air. Melalui kegiatan seperti upacara Hari Santri, nilai-nilai nasionalisme dan spiritualitas terus ditanamkan agar santri siap menjadi penerus perjuangan bangsa.

 

Hari Santri Nasional 2025 di MA Asy-Syakur Nglingi bukan sekadar upacara seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun Indonesia yang beriman, berilmu, dan berkarakter.

“Dari pesantren untuk Indonesia, dari santri untuk negeri,” — semangat ini terus berkobar di hati seluruh civitas akademika Yayasan Asy-Syakur Nglingi.

Share:

Saturday, October 18, 2025

Mengenal Tes Kemampuan Akademik (TKA)


MA Asy-Syakur senantiasa mendukung kebijakan pendidikan nasional yang bertujuan meningkatkan mutu dan daya saing generasi muda Indonesia. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan mempersiapkan siswa menghadapi berbagai evaluasi nasional, termasuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat.

Apa Itu Tes Kemampuan Akademik (TKA)?

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu bentuk evaluasi yang diinisiasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atau lembaga terkait. Tes ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan kemampuan akademik siswa dalam berbagai bidang pelajaran inti seperti:

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Mata Pelajaran Pilihan (2 Mapel sesuai pilihan siswa)

TKA biasanya digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi, pemetaan mutu pendidikan, atau sebagai bagian dari program nasional seperti Asesmen Nasional (AN) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Tujuan Diselenggarakannya TKA oleh Pemerintah

Pemerintah pusat menyelenggarakan TKA dengan beberapa tujuan utama:

  • Mengukur kompetensi akademik siswa secara nasional.
  • Menyediakan data yang objektif untuk keperluan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, terutama perguruan tinggi.
  • Mendukung perencanaan kebijakan pendidikan berdasarkan data yang valid dan akurat.
  • Mendorong proses pembelajaran yang fokus pada pemahaman konsep dan berpikir kritis, bukan sekadar hafalan.

Peran MA Asy-Syakur dalam Menyukseskan TKA

Sebagai lembaga pendidikan yang mendukung kebijakan nasional, MA Asy-Syakur berperan aktif dalam mempersiapkan siswanya menghadapi TKA. Beberapa langkah yang dilakukan sekolah antara lain:

  • Memberikan pembekalan materi intensif di bidang akademik.
  • Menyelenggarakan Try Out dan simulasi TKA agar siswa terbiasa dengan format dan tipe soal.
  • Melakukan pembinaan belajar mandiri dan pendampingan psikologis menjelang tes.
  • Menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam hal pelatihan, informasi, dan teknis pelaksanaan TKA.

Manfaat TKA bagi Siswa

Bagi para siswa, TKA memberikan berbagai manfaat penting, seperti:

  • Menjadi tolok ukur kemampuan akademik mereka di tingkat nasional.
  • Membantu dalam proses seleksi perguruan tinggi negeri atau program beasiswa.
  • Meningkatkan kemampuan dalam berpikir logis, analitis, dan sistematis.
  • Memberikan pengalaman mengikuti ujian yang berskala nasional dan lebih kompetitif.

Harapan MA Asy-Syakur

Dengan adanya TKA yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, kami berharap siswa MA Asy-Syakur dapat:

  • Lebih termotivasi untuk meningkatkan kompetensi akademik.
  • Siap bersaing secara sehat dan sportif dalam seleksi pendidikan lanjutan.
  • Menjadi bagian dari generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.

MA Asy-Syakur akan terus berupaya menjadi madrasah yang tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga pada pengembangan karakter, keterampilan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Share:

Friday, October 10, 2025

Pelaksanaan Sumatif Tengah Semester di MA Asy-Syakur: Wujud Evaluasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter Siswa


MA Asy-Syakur melaksanakan kegiatan Sumatif Tengah Semester (STS) sebagai bagian dari program evaluasi pembelajaran pada pertengahan semester ganjil tahun pelajaran berjalan. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik terhadap materi yang telah diajarkan selama setengah semester, sekaligus menjadi sarana refleksi bagi guru dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Pelaksanaan STS di MA Asy-Syakur berlangsung secara terencana dan tertib, dengan melibatkan seluruh peserta didik dari kelas X, XI, dan XII. Panitia yang telah dibentuk sebelumnya menyiapkan jadwal dan perangkat ujian dengan cermat agar kegiatan berjalan lancar. Setiap hari, peserta didik mengerjakan dua hingga tiga mata pelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh madrasah. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan disiplin.

Dalam pelaksanaannya, pihak madrasah memastikan suasana ujian berlangsung kondusif dan tertib. Para guru yang bertugas sebagai pengawas senantiasa memberikan arahan agar peserta didik menjaga ketenangan dan fokus dalam mengerjakan soal. Nilai kejujuran dan tanggung jawab menjadi penekanan utama selama ujian berlangsung, sebagai bagian dari pembinaan karakter yang menjadi ciri khas pendidikan di MA Asy-Syakur.

Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, guru-guru melaksanakan kegiatan koreksi dan analisis hasil penilaian. Data hasil STS digunakan untuk memetakan kemampuan peserta didik dan menentukan langkah tindak lanjut dalam pembelajaran. Bagi siswa yang belum mencapai kompetensi yang diharapkan, madrasah akan memberikan program remedial atau pendampingan khusus agar proses belajar dapat lebih optimal.

Melalui kegiatan Sumatif Tengah Semester ini, MA Asy-Syakur berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi akademik maupun karakter peserta didik. Diharapkan hasil evaluasi ini menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif serta memperkuat budaya belajar yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab di lingkungan madrasah.

Untuk jadwal Sumatif Tengah Semester bisa didownload lewat link berikut :
JADWAL STS GANJIL 2025/2026

Share:

Tuesday, September 30, 2025

Penilaian Kinerja Guru : Membangun Madrasah Bermutu dan Berkarakter


Penilaian Kinerja Guru (PKG) di Madrasah Aliyah Asy-Syakur merupakan salah satu upaya strategis madrasah dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan profesionalisme tenaga pendidik. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala dan terstruktur, mengacu pada pedoman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik madrasah. PKG tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan, refleksi, dan pengembangan potensi guru agar dapat memberikan layanan pendidikan yang terbaik kepada peserta didik.

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru di MA Asy-Syakur dilakukan dengan berlandaskan pada empat kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap guru, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Melalui instrumen yang terukur dan objektif, madrasah menilai sejauh mana guru mampu merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran dengan efektif, sekaligus membina karakter dan akhlak mulia peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Selain menilai kinerja dalam kegiatan pembelajaran, PKG juga mencakup aspek tanggung jawab guru dalam kegiatan non-pembelajaran seperti pelaksanaan tugas tambahan, partisipasi dalam kegiatan madrasah, serta kontribusi terhadap lingkungan kerja yang kondusif. Dengan demikian, penilaian yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga pada pembentukan budaya kerja profesional dan kolaboratif di lingkungan madrasah.

Proses penilaian dilaksanakan secara transparan oleh tim penilai yang terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, serta guru pembina yang telah mendapat pelatihan khusus. Kegiatan penilaian melibatkan observasi langsung di kelas, penelaahan perangkat pembelajaran, wawancara, serta refleksi diri oleh guru yang dinilai. Setiap guru diberikan umpan balik (feedback) yang konstruktif, sehingga hasil PKG benar-benar menjadi dasar bagi peningkatan kinerja, bukan sekadar laporan administratif.

Hasil Penilaian Kinerja Guru menjadi bagian penting dalam pengembangan karier dan kompetensi guru. Nilai yang diperoleh digunakan untuk penyusunan rencana tindak lanjut berupa kegiatan pelatihan, workshop, supervisi akademik, maupun program mentoring antar guru. Dengan demikian, PKG tidak berhenti pada proses penilaian semata, melainkan dilanjutkan dengan pembinaan dan pengembangan yang berkelanjutan agar setiap guru dapat tumbuh menjadi pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bagi MA Asy-Syakur, guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, madrasah menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas kinerja guru melalui berbagai program pendukung seperti pelatihan kompetensi, bimbingan teknologi pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai spiritual dan etika profesi. Madrasah juga berupaya menciptakan suasana kerja yang harmonis dan inspiratif, sehingga setiap guru merasa dihargai, termotivasi, dan memiliki semangat tinggi untuk terus berinovasi dalam mendidik generasi bangsa.

Melalui pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru yang konsisten, objektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu, MA Asy-Syakur berharap dapat mewujudkan tenaga pendidik yang unggul dalam keilmuan, tangguh dalam karakter, serta ikhlas dalam pengabdian. Komitmen ini menjadi bagian dari visi madrasah untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Sebagai wujud semangat tersebut, MA Asy-Syakur berpegang pada prinsip:

“Guru Berkinerja Unggul, Madrasah Bermutu, Generasi Berkarakter.”

Melalui kerja sama dan komitmen seluruh warga madrasah, diharapkan Penilaian Kinerja Guru tidak hanya menjadi rutinitas administratif, melainkan menjadi pilar utama dalam membangun budaya mutu dan keunggulan pendidikan di MA Asy-Syakur.

Share:

Sunday, September 28, 2025

Siswa-Siswi MA Asy-Syakur Juara Lomba Catur

 


        Beberapa siswa dari MA Asy-Syakur berhasil kembali menorehkan prestasi gemilang dibidang olahraga intelektual. Dalam ajang lomba Catur Tingkat Kecamatan yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Ngasem pada hari sabtu tanggal 27 September 2025, 4 siswa kami berhasil menunjukkan kemampuan berpikir strategis dan ketenangan luar biasa hingga berhasil meraih beberapa juara. Kompetisi yang diikuti oleh berbagai sekolah menengah di Kecamatan Ngasem ini berlangsung penuh semangat dan persaingan yang ketat.

        Sejak babak penyisihan, perwakilan dari MA Asy-Syakur telah menunjukkan performa yang konsisten dan impresif. Dengan strategi matang dan konsentrasi tinggi, mereka mampu mengalahkan lawan demi lawan hingga akhirnya bisa mendapatkan hasil yang diharapkan. Pertandingan berlangsung menegangkan, namun berkat ketengan dan kecerdikan dalam membaca langkah lawan, kemenaganpun berhasil diraih dengan gemilang.


        Prestasi ini tentu menjadi kebanggan besar bagi keluarga MA Asy-Syakur. Kepala Madrasah beserta para guru menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Semangat pantang menyerah dan dedikasi yang ditunjukkan menjadi teladan berharga bagi teman-teman lainnya di MA Asy-Syakur.

Berikut daftar siswa yang meraih juara : 
1. Ahmad Dwi Elgha Saputra (Kelas XI) Juara 1 Putra
2. Nur Amin (Kelas XII) Juara 2 Putra
3. Dea Eki Febria Rahmawati (Kelas XII) Juara 2 Putri
4. Umi Hidayatul Nadhiroh (Kelas XI) Juara 3 Putri

            Semoga prestasi yang diraih bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi untuk kedepannya di even yang akan datang. Amin...


Share:

Sunday, September 21, 2025

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MA Asy-Syakur


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Aliyah Asy-Syakur merupakan salah satu kegiatan keagamaan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi tradisi seremonial, tetapi juga sebagai momentum penting untuk memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlak beliau, serta memperkuat semangat keislaman di kalangan guru, siswa, dan seluruh warga madrasah.

Acara peringatan Maulid Nabi di MA Asy-Syakur biasanya diisi dengan beragam kegiatan yang bernilai religius dan edukatif, seperti pembacaan shalawat, qasidah, tausiyah, hingga lomba-lomba islami yang melibatkan seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, meningkatkan ukhuwah islamiyah, serta menumbuhkan rasa syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Tema peringatan Maulid Nabi setiap tahun disesuaikan dengan kondisi dan tantangan zaman, namun tetap berfokus pada peneladanan pribadi Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahun ini, MA Asy-Syakur mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Generasi Berkarakter dan Beradab.” Tema ini menjadi pengingat bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan pembentukan karakter mulia, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan.

Kegiatan Maulid Nabi juga menjadi ajang pembinaan karakter peserta didik melalui keteladanan dan pembiasaan. Para guru dan tenaga kependidikan berperan aktif dalam memberikan arahan dan bimbingan, baik melalui kegiatan keagamaan maupun melalui interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah. Dengan demikian, nilai-nilai akhlak mulia tidak hanya diajarkan, tetapi juga dihidupkan dan diamalkan dalam keseharian seluruh warga madrasah.

Suasana peringatan Maulid Nabi di MA Asy-Syakur senantiasa berlangsung hangat dan penuh makna. Seluruh civitas madrasah bergotong royong mempersiapkan acara dengan semangat kebersamaan. Dekorasi bernuansa islami, lantunan shalawat, serta siraman rohani dari K. Nur Hamid menjadikan kegiatan ini tidak hanya indah secara lahiriah, tetapi juga menggugah batin dan memperdalam keimanan.

Selain memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga madrasah untuk menilai sejauh mana teladan Nabi telah diimplementasikan dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik. MA Asy-Syakur meyakini bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari pencapaian akademis, tetapi juga dari keberhasilan dalam membentuk generasi yang berakhlak, berempati, dan memiliki semangat dakwah.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, MA Asy-Syakur terus berkomitmen untuk menjadikan madrasah sebagai pusat pembentukan insan yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Semangat cinta Rasul yang tertanam dalam diri peserta didik diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dalam menapaki kehidupan, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Sebagaimana pesan luhur Rasulullah SAW:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Dengan semangat ini, MA Asy-Syakur bertekad untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berjiwa luhur, mencintai Nabi, dan berkontribusi positif bagi umat dan bangsa.





Share:

Monday, September 8, 2025

Meriah dan Penuh Warna: MA Asy-Syakur Turut Sukseskan Karnaval HUT RI ke-80


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Asy-Syakur turut berpartisipasi dalam Karnaval Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bareng pada tanggal 07 September 2025. Acara yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi momen yang sangat ditunggu oleh masyarakat, karena selain menumbuhkan semangat nasionalisme, juga menjadi ajang kreativitas dan kebersamaan antar warga sekolah serta masyarakat sekitar.

Sejak pagi hari, halaman madrasah sudah dipenuhi oleh para siswa dan guru yang bersiap dengan kostum dan atribut yang beragam. Para peserta dari MA Asy-Syakur menampilkan beragam kreasi busana bertema perjuangan dan kebudayaan nusantara. Ada yang mengenakan pakaian pahlawan nasional, pakaian adat daerah, hingga kostum hasil daur ulang kreatif yang menggambarkan semangat cinta lingkungan, serta menapilkan pertunjukan Seni Tari Tengul dengan tema "TENGUL NYENGSEMAKE". Semua tampil dengan percaya diri dan penuh keceriaan.

Sepanjang rute karnaval, sorak-sorai penonton menyambut rombongan dari MA Asy-Syakur dengan antusias. Musik marching band dan yel-yel semangat kemerdekaan menggema di udara, menambah semarak suasana perayaan. Para siswa berjalan berbaris rapi sambil menampilkan atraksi dan koreografi sederhana yang menghibur penonton. Kreativitas dan kekompakan tim menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan.


Kepala MA Asy-Syakur menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam karnaval bukan sekadar untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk bekerja sama, menumbuhkan rasa tanggung jawab, percaya diri, serta menghargai keberagaman budaya bangsa. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat nasionalisme di era modern ini.

Partisipasi MA Asy-Syakur dalam karnaval tahun ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang hidup di lingkungan madrasah. Dengan penuh semangat dan kreativitas, seluruh warga madrasah berkomitmen untuk terus meneladani semangat para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan dengan prestasi, karya, dan sikap positif. Suasana meriah dan penuh warna dari karnaval ini akan menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berjuang, berkarya, dan berbakti bagi negeri tercinta, Indonesia.


Share:

Monday, August 25, 2025

Semangat Kemerdekaan: MA Asy-Syakur Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-80



Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Madrasah Aliyah (MA) Asy-Syakur turut berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Gerak Jalan Tingkat Kecamatan Ngasem yang diselenggarakan pada tanggal 24 Agustus 2025. Kegiatan tahunan yang selalu dinanti ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta kekompakan antar peserta.

Sejak pagi hari, lapangan utama kecamatan telah dipenuhi oleh para peserta dari berbagai sekolah dan instansi. Suasana begitu meriah dengan hiasan bendera merah putih yang berkibar di sepanjang jalan. Para siswa MA Asy-Syakur tampil penuh semangat dengan seragam unik bernuansa merah putih dan topi khas yang menambah kesan gagah serta kompak. Tidak hanya menonjolkan kerapian barisan, peserta juga menampilkan yel-yel semangat perjuangan yang menggema di sepanjang rute gerak jalan.


Partisipasi MA Asy-Syakur dalam lomba ini bukan sekadar untuk meramaikan peringatan HUT RI, namun juga sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai karakter yang selama ini ditanamkan di madrasah, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Dengan latihan rutin yang telah dilakukan beberapa minggu sebelumnya, para siswa mampu menunjukkan performa yang solid, kompak, dan penuh semangat juang.

Kepala MA Asy-Syakur, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah berlatih dengan tekun dan menunjukkan semangat luar biasa di lapangan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa agar memiliki jiwa nasionalis dan semangat gotong royong yang tinggi.


Kegiatan gerak jalan tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan seluruh warga madrasah. Selain menjadi ajang menyalurkan semangat kemerdekaan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang tangguh dan berdaulat. Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, MA Asy-Syakur berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang membangun generasi muda berakhlak mulia, disiplin, dan cinta tanah air.

Share:

Sunday, August 17, 2025

Langkah Tegap di Usia 80 : Upacara Kemerdekaan yang Menggugah Semangat


Pada tanggal 17 Agustus 2025, masyarakat Desa Bareng bersama dengan lembaga-lembaga pendidikan setempat, seperti SD, MI, SMP, MTs, SMK, dan MA Asy-Syakur, menggelar upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-80 di lapangan desa. Upacara yang penuh khidmat ini menjadi momen penting untuk merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah diperoleh melalui perjuangan para pahlawan.

Sejak pagi hari, lapangan desa Bareng sudah dipenuhi oleh para peserta upacara yang terdiri dari siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, serta warga desa yang ikut serta dalam memperingati hari bersejarah ini. Suasana yang semarak semakin terlihat dengan barisan peserta yang tertata rapi, mengenakan pakaian seragam dengan penuh semangat. Lapangan yang dihiasi dengan bendera merah putih dan atribut kemerdekaan menambah semarak perayaan tersebut, memberikan kesan bahwa upacara ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebagai simbol penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

Upacara dimulai tepat pada pukul 7 pagi, dengan seluruh peserta upacara yang sudah berkumpul di tempat yang telah ditentukan. Komandan upacara dengan tegas memimpin jalannya upacara, sementara petugas upacara lainnya juga dengan sigap melaksanakan tugas mereka. Mereka melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian dan semangat kebangsaan yang tinggi, memperlihatkan rasa hormat dan kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.


Salah satu momen yang paling dinantikan adalah prosesi pengibaran bendera. Petugas pengibar bendera pada upacara kali ini adalah siswa-siswi MA Asy-Syakur. Mereka telah menjalani latihan yang cukup intensif agar bisa melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh kebanggaan. Saat bendera merah putih dinaikkan, seluruh peserta upacara menyaksikan dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Gerakan yang terkoordinasi dengan sangat baik dari para pengibar bendera mencerminkan keseriusan dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas tersebut. Pengibaran bendera yang dilakukan oleh para siswa MA Asy-Syakur ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga menjadi simbol perjuangan generasi muda dalam menjaga kemerdekaan Indonesia.

Begitu bendera merah putih berkibar, lagu kebangsaan “Indonesia Raya” pun dikumandangkan dengan penuh semangat. Semua peserta upacara, baik siswa, guru, maupun warga desa, ikut menyanyikan lagu kebangsaan dengan lantang dan penuh rasa cinta tanah air. Iringan musik yang megah dan lirik lagu yang penuh makna seolah-olah membangkitkan semangat perjuangan yang telah ditanamkan oleh para pahlawan bangsa.

Setelah pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi . Pembacaan ini dilakukan dengan penuh penghayatan, mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diraih dengan darah dan air mata para pahlawan. Setiap kata dalam teks Proklamasi mengandung makna yang mendalam bagi setiap warga negara Indonesia, menjadi pengingat untuk selalu menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai kemerdekaan.

Puncak dari upacara ini adalah amanat dari kepala desa Bareng yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh warga desa dan peserta upacara untuk bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperoleh dan mengingatkan bahwa kemerdekaan ini adalah hasil dari perjuangan tanpa kenal lelah. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, persatuan, dan kesatuan dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Tak lupa, beliau mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama untuk memajukan bangsa.

Sebagai penutup, upacara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat. Doa tersebut dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan, serta agar semangat kemerdekaan tetap hidup dalam hati setiap warga negara. Setelah itu, seluruh peserta upacara dengan tertib meninggalkan lapangan desa, namun semangat dan kebanggaan terhadap kemerdekaan tetap membara dalam setiap langkah mereka.

Upacara peringatan HUT RI ke-80 di desa Bareng ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat tali persaudaraan antara berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat desa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam upacara ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan yang telah dipupuk oleh para pahlawan tetap ada dalam jiwa setiap warga negara Indonesia, terutama generasi muda. Pengibaran bendera oleh siswa MA Asy-Syakur menjadi simbol bahwa generasi penerus bangsa siap menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermanfaat bagi negara tercinta.

Share:

Thursday, August 14, 2025

Semangat Pramuka di MA Asy-Syakur: Berbakti Tanpa Henti, Mewujudkan Generasi Tangguh dan Mandiri


Rabu pagi, 14 Agustus 2025, udara di lingkungan MA Asy-Syakur terasa berbeda. Sejak pukul enam pagi, halaman madrasah sudah dipenuhi siswa-siswi yang mengenakan seragam Pramuka lengkap. Wajah-wajah cerah penuh semangat terlihat di antara barisan rapi yang mulai terbentuk. Hari itu, seluruh warga madrasah bersiap untuk memperingati Hari Pramuka ke-64 dengan pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Suara peluit pembina menggema menandakan upacara segera dimulai. Satu per satu barisan menempati posisi masing-masing, membentuk formasi rapi di lapangan utama. Di bawah langit biru yang cerah, bendera merah putih berkibar gagah di tengah lapangan, diiringi lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta. Suasana terasa haru sekaligus membanggakan, menggambarkan semangat nasionalisme yang selalu dijunjung tinggi oleh keluarga besar MA Asy-Syakur.

Setelah pengibaran bendera, upacara dilanjutkan dengan pembacaan Dasa Dharma, Dwi Satya dan Dwi Dharma Pramuka yang diucapkan serentak oleh seluruh peserta. Suara lantang para anggota Pramuka bergema di udara, menandakan tekad kuat mereka untuk terus mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari: disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian tanpa pamrih.


Bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan kali ini adalah Kepala Madrasah, Bapak H. M. Muaris Maulana, S.Ag. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya semangat kepramukaan di era modern.

“Pramuka bukan hanya sekadar kegiatan baris-berbaris atau berkemah. Lebih dari itu, Pramuka adalah wadah untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan siap mengabdi untuk masyarakat. Tema tahun ini, Berbakti Tanpa Henti, Mewujudkan Generasi Tangguh dan Mandiri, harus kita wujudkan dalam tindakan nyata setiap hari,” ujarnya dengan suara mantap dan berwibawa.

Para peserta upacara menyimak dengan penuh perhatian. Beberapa guru terlihat tersenyum bangga melihat kedisiplinan para siswa yang berdiri tegak di bawah sinar matahari pagi. Sementara itu, tim paduan suara Pramuka dari kelas XI tampil kompak membawakan lagu Hymne Pramuka dan Mars Pramuka. Suara mereka menggema indah di seluruh lapangan, menambah khidmat suasana peringatan hari bersejarah itu.

Setelah amanat pembina, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Dalam suasana tenang dan penuh harap, seluruh peserta menundukkan kepala memanjatkan doa agar seluruh anggota Pramuka Indonesia senantiasa diberikan kekuatan, semangat, dan ketulusan dalam berbakti kepada bangsa dan negara.

Upacara ditutup dengan laporan pemimpin upacara dan penghormatan terakhir kepada pembina. Sorak tepuk Pramuka pun menggema sebagai penutup yang penuh semangat: “Pramuka! Satu Pramuka! Indonesia Jaya!”

Setelah upacara selesai, para siswa saling bertegur sapa sambil tertawa bahagia. Meskipun keringat membasahi seragam mereka, tidak ada rasa lelah yang terlihat. Justru rasa bangga dan haru memenuhi hati mereka karena telah menjadi bagian dari momen penting ini. Upacara Hari Pramuka di MA Asy-Syakur tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kepramukaan masih hidup dan terus tumbuh di hati generasi muda madrasah, sebuah semangat untuk berbakti tanpa henti demi masa depan yang lebih baik.

Share:

Monday, July 28, 2025

Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas XII Deep Learning


Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas XII: Menyusun Landasan untuk Pemahaman Matematika yang Mendalam

Perangkat pembelajaran matematika kelas XII dirancang untuk memberikan struktur yang jelas dan komprehensif dalam proses pengajaran, dengan tujuan utama mengembangkan kemampuan kognitif, analitis, dan aplikatif siswa terhadap konsep-konsep matematika yang lebih kompleks. Perangkat ini mencakup berbagai elemen yang saling mendukung, mulai dari capaian pembelajaran hingga bahan ajar yang digunakan oleh siswa, yang semuanya terintegrasi dalam sebuah sistem pembelajaran yang terstruktur dan mudah diikuti.

Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran pada mata pelajaran matematika kelas XII ditetapkan untuk memastikan siswa mampu menguasai konsep-konsep lanjutan dalam matematika, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam konteks yang lebih kompleks. Capaian pembelajaran ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan problem-solving yang tidak hanya bermanfaat untuk ujian, tetapi juga untuk kehidupan di luar sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran

Alur tujuan pembelajaran matematika kelas XII disusun dengan mengikuti prinsip pembelajaran yang bertahap dan mendalam, dimulai dengan pengenalan konsep dasar, dilanjutkan dengan eksplorasi yang lebih dalam, dan diakhiri dengan penerapan konsep dalam menyelesaikan masalah. Setiap tujuan pembelajaran disusun berdasarkan tahapan perkembangan kognitif siswa, dari yang sederhana hingga yang lebih kompleks. Setiap tujuan pembelajaran berfungsi sebagai peta yang mengarahkan siswa untuk menguasai kompetensi yang ditentukan.

Modul Ajar Deep Learning

Modul ajar Deep Learning adalah salah satu pendekatan baru yang menggabungkan teknologi pembelajaran berbasis komputer untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi matematika yang kompleks. Dalam pembelajaran matematika kelas XII, modul ini dirancang untuk mengajarkan konsep-konsep lanjutan dengan menggunakan teknologi pembelajaran berbasis aplikasi atau perangkat lunak matematika (seperti Wolfram Mathematica atau GeoGebra) yang memungkinkan siswa untuk bereksperimen secara langsung dengan data dan model matematika. Pembelajaran ini mengintegrasikan pengajaran tradisional dengan metode yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa.

Program Semester dan Program Tahunan

Program Semester dan Program Tahunan merupakan kerangka kerja yang mengatur jalannya pembelajaran matematika kelas XII selama satu tahun ajaran. Program Tahunan memuat pembagian topik pembelajaran sepanjang tahun, sementara Program Semester memberikan detail lebih rinci tentang pembagian waktu dan alokasi materi untuk setiap semester.

Dengan adanya program tahunan, guru dapat memastikan bahwa setiap materi pembelajaran tercakup secara menyeluruh dan seimbang, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian nasional atau ujian akhir dengan matang.

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

KKTP adalah adalah standar minimal atau tolok ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Dalam konteks pembelajaran matematika kelas XII, KKT-P menjadi bagian penting dari perangkat pembelajaran karena membantu guru menentukan apakah proses pembelajaran telah berjalan efektif dan apakah siswa sudah menguasai kompetensi yang ditargetkan.

KKTP disusun berdasarkan indikator pencapaian yang konkret, terukur, dan sesuai dengan karakteristik materi dan capaian pembelajaran yang ingin dicapai.

Dengan semua elemen ini, perangkat pembelajaran matematika kelas XII tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan materi, tetapi juga sebagai pemandu yang memungkinkan siswa untuk memahami konsep-konsep matematika dengan lebih baik dan mengaplikasikannya dalam berbagai konteks. Semua komponen ini bekerja bersama-sama untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh dan mendalam, yang siap mempersiapkan siswa untuk tantangan pendidikan lebih lanjut atau kehidupan di dunia profesional.

Berikut adalah contoh Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas XII

  1. Program Tahunan
  2. Program Semester
  3. Capaian Pembelajaran
  4. Alur Tujuan Pembelajaran
  5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
  6. Modul Ajar Deep Learning

Share:

Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas X Deep Learning


Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas X: Menyusun Landasan untuk Pemahaman Matematika yang Mendalam

Perangkat pembelajaran matematika kelas X dirancang untuk memberikan struktur yang jelas dan komprehensif dalam proses pengajaran, dengan tujuan utama mengembangkan kemampuan kognitif, analitis, dan aplikatif siswa terhadap konsep-konsep matematika yang lebih kompleks. Perangkat ini mencakup berbagai elemen yang saling mendukung, mulai dari capaian pembelajaran hingga bahan ajar yang digunakan oleh siswa, yang semuanya terintegrasi dalam sebuah sistem pembelajaran yang terstruktur dan mudah diikuti.

Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran pada mata pelajaran matematika kelas X ditetapkan untuk memastikan siswa mampu menguasai konsep-konsep lanjutan dalam matematika, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam konteks yang lebih kompleks. Capaian pembelajaran ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan problem-solving yang tidak hanya bermanfaat untuk ujian, tetapi juga untuk kehidupan di luar sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran

Alur tujuan pembelajaran matematika kelas X disusun dengan mengikuti prinsip pembelajaran yang bertahap dan mendalam, dimulai dengan pengenalan konsep dasar, dilanjutkan dengan eksplorasi yang lebih dalam, dan diakhiri dengan penerapan konsep dalam menyelesaikan masalah. Setiap tujuan pembelajaran disusun berdasarkan tahapan perkembangan kognitif siswa, dari yang sederhana hingga yang lebih kompleks. Setiap tujuan pembelajaran berfungsi sebagai peta yang mengarahkan siswa untuk menguasai kompetensi yang ditentukan.

Modul Ajar Deep Learning

Modul ajar Deep Learning adalah salah satu pendekatan baru yang menggabungkan teknologi pembelajaran berbasis komputer untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi matematika yang kompleks. Dalam pembelajaran matematika kelas X, modul ini dirancang untuk mengajarkan konsep-konsep lanjutan dengan menggunakan teknologi pembelajaran berbasis aplikasi atau perangkat lunak matematika (seperti Wolfram Mathematica atau GeoGebra) yang memungkinkan siswa untuk bereksperimen secara langsung dengan data dan model matematika. Pembelajaran ini mengintegrasikan pengajaran tradisional dengan metode yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa.

Program Semester dan Program Tahunan

Program Semester dan Program Tahunan merupakan kerangka kerja yang mengatur jalannya pembelajaran matematika kelas X selama satu tahun ajaran. Program Tahunan memuat pembagian topik pembelajaran sepanjang tahun, sementara Program Semester memberikan detail lebih rinci tentang pembagian waktu dan alokasi materi untuk setiap semester.

Dengan adanya program tahunan, guru dapat memastikan bahwa setiap materi pembelajaran tercakup secara menyeluruh dan seimbang, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian nasional atau ujian akhir dengan matang.

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

KKTP adalah adalah standar minimal atau tolok ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Dalam konteks pembelajaran matematika kelas X, KKTP menjadi bagian penting dari perangkat pembelajaran karena membantu guru menentukan apakah proses pembelajaran telah berjalan efektif dan apakah siswa sudah menguasai kompetensi yang ditargetkan.

KKTP disusun berdasarkan indikator pencapaian yang konkret, terukur, dan sesuai dengan karakteristik materi dan capaian pembelajaran yang ingin dicapai.

Dengan semua elemen ini, perangkat pembelajaran matematika kelas X tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan materi, tetapi juga sebagai pemandu yang memungkinkan siswa untuk memahami konsep-konsep matematika dengan lebih baik dan mengaplikasikannya dalam berbagai konteks. Semua komponen ini bekerja bersama-sama untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh dan mendalam, yang siap mempersiapkan siswa untuk tantangan pendidikan lebih lanjut atau kehidupan di dunia profesional.

Berikut adalah contoh Perangkat Pembelajaran Matematika Kelas X

  1. Program Tahunan
  2. Program Semester
  3. Capaian Pembelajaran
  4. Alur Tujuan Pembelajaran
  5. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
  6. Modul Ajar Deep Learning
Share:

Saturday, July 19, 2025

MATSAMA MA Asy-Syakur 2025/2026: Mengenal Madrasah, Menumbuhkan Semangat Baru

MA Asy-Syakur kembali menyambut peserta didik baru tahun pelajaran 2025/2026 melalui kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 14 s.d 17 Juli 2025, dengan penuh semangat, edukatif, dan inspiratif.

MATSAMA merupakan kegiatan pengenalan lingkungan madrasah bagi siswa baru, yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap madrasah, memahami budaya belajar, serta membentuk karakter disiplin dan berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Hari Pertama: Upacara Pembukaan yang Penuh Makna

Kegiatan MATSAMA resmi dibuka melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syakur, Drs. H. Musdar, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta didik baru untuk bersyukur dan memanfaatkan waktu belajar di MA Asy-Syakur dengan sebaik-baiknya.

"Menjadi bagian dari MA Asy-Syakur adalah sebuah anugerah. Di sini kalian tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tapi juga nilai-nilai kehidupan, agama, dan karakter. Bersiaplah menjadi generasi tangguh dan berakhlak mulia," pesan beliau.

Hari Kedua: Menjadi Warga Madrasah yang Tertib dan Paham Nilai

Pada hari kedua, para siswa mendapatkan materi penting mengenai tata tertib madrasah yang disampaikan oleh Ibu Rosikh Musabikha M., S.Pd., M.Pd., guna menanamkan kedisiplinan dan etika dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Dilanjutkan dengan materi kemadrasahan oleh Kepala MA Asy-Syakur, Bapak H. M. Muaris Maulana, S.Ag., yang menjelaskan visi-misi madrasah, nilai-nilai pendidikan berbasis Islam, serta peluang dan tantangan yang akan dihadapi siswa selama menempuh pendidikan.

Hari kedua juga diisi dengan kegiatan sholat berjamaah, sebagai bentuk pembiasaan ibadah yang menjadi ciri khas madrasah.

Hari Ketiga: Sehat, Semangat, dan Disiplin

MATSAMA hari ketiga dimulai dengan senam bersama seluruh warga madrasah, yang dipandu oleh Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd. Suasana pagi itu dipenuhi keceriaan dan semangat, mempererat hubungan antar siswa dan guru dalam suasana yang menyenangkan.

Setelah itu, para siswa mengikuti pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu oleh tim dari Koramil Ngasem. Kegiatan ini bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan, serta meningkatkan semangat nasionalisme para siswa.

Hari Keempat: Outbound dan Apresiasi Peserta

Hari terakhir MATSAMA diisi dengan kegiatan yang sangat dinanti, yaitu Outbound. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan edukatif yang menumbuhkan kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, dan komunikasi antarsiswa. Suasana penuh canda tawa dan semangat menghiasi setiap pos permainan yang telah disiapkan panitia.

Sebagai penutup, dilaksanakan pemberian hadiah bagi peserta terbaik, kelompok terkompak, dan siswa-siswi yang aktif selama kegiatan. Ini menjadi bentuk apresiasi dan motivasi agar siswa terus berprestasi dan aktif dalam setiap kegiatan madrasah ke depannya.

Membangun Fondasi Generasi Madrasah yang Unggul

Melalui rangkaian kegiatan MATSAMA ini, MA Asy-Syakur berkomitmen untuk memberikan pengalaman pertama yang berkesan, bermakna, dan membentuk karakter siswa yang siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat baru.

Selamat datang para peserta didik baru MA Asy-Syakur Tahun Pelajaran 2025/2026. Jadilah bagian dari generasi madrasah yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.

Share:

Saturday, March 22, 2025

Asesmen Madrasah Kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025 Berbasis Smartphone


MA Asy-Syakur melaksanakan Asesmen Madrasah (AM) bagi peserta didik kelas XII mulai tanggal 10 Maret hingga 20 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi akhir peserta didik sebelum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan, sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Asesmen Madrasah bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Hasil asesmen ini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kelulusan siswa dari MA Asy-Syakur.

Tertib, Jujur, dan Penuh Semangat

Pelaksanaan asesmen dilaksanakan secara daring dengan pengawasan ketat dari panitia ujian dan pengawas ruang. Seluruh siswa kelas XII dari jurusan IPA dan IPS mengikuti asesmen ini dengan penuh kedisiplinan dan semangat.

Kepala MA Asy-Syakur, H. M. Muaris Maulana, S.Ag., dalam arahannya menyampaikan pentingnya integritas dan kejujuran dalam menghadapi asesmen ini.

"Asesmen bukan hanya tentang nilai akhir, tetapi juga tentang proses. Kami berharap siswa-siswi MA Asy-Syakur mampu menunjukkan hasil belajar terbaiknya dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab," ungkap beliau.

Selama sepuluh hari pelaksanaan, siswa mengikuti ujian berbagai mata pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku, baik mata pelajaran umum, mata pelajaran kejuruan keagamaan, maupun mapel muatan lokal. Asesmen juga mencakup praktik ibadah dan keterampilan sebagai ciri khas pendidikan madrasah.

Dukungan Penuh dari Warga Madrasah

Seluruh panitia, guru, dan tenaga kependidikan turut mendukung kelancaran kegiatan asesmen ini. Ruang ujian ditata dengan rapi, jadwal diatur dengan sistematis, serta pengawasan dilakukan secara bergiliran demi menciptakan suasana ujian yang kondusif.

Para siswa pun menunjukkan sikap yang positif, tertib memasuki ruang ujian, mengikuti instruksi dengan baik, dan menyelesaikan soal asesmen dengan serius. Suasana madrasah selama pelaksanaan asesmen terasa tenang, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Menuju Kelulusan yang Berkualitas dan Berintegritas

Dengan berakhirnya Asesmen Madrasah ini, siswa kelas XII memasuki tahap akhir dalam perjalanan mereka di MA Asy-Syakur. Hasil asesmen akan menjadi bagian penting dalam penentuan kelulusan yang mencerminkan usaha dan kemampuan siswa selama mengikuti pendidikan di madrasah.

MA Asy-Syakur berharap seluruh siswa dapat lulus dengan hasil terbaik dan melanjutkan perjuangan mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau ke dunia kerja, dengan membawa nilai-nilai keilmuan, akhlak, dan spiritualitas yang telah ditanamkan selama di madrasah.

Share:

Monday, February 17, 2025

Upacara Bendera Hari Senin : Momen Edukatif Bersama Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd.


Setiap hari Senin pagi, MA Asy-Syakur memiliki tradisi yang tak pernah terlewatkan, yaitu pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab kepada seluruh siswa. Pada hari Senin ini, suasana lapangan upacara terasa lebih khidmat dan istimewa. Pasalnya, pembina upacara kali ini adalah salah satu guru muda yang semangat dan energik, yaitu Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd.

Sejak pukul 06.45 WIB, para siswa sudah mulai berdatangan dan berkumpul di lapangan upacara. Petugas upacara, yang terdiri dari siswa-siswi kelas XI, tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kelancaran kegiatan. Petugas pengibar bendera, pemimpin upacara, pembaca UUD 1945, teks Pancasila, serta pembawa doa semuanya terlihat mengenakan seragam rapi dan penuh semangat. Mereka telah berlatih selama beberapa hari sebelumnya agar tampil maksimal saat pelaksanaan upacara.

Suasana pagi itu cerah. Matahari mulai menampakkan sinarnya perlahan, dan udara segar masih terasa. Barisan siswa dari kelas X hingga XII membentuk formasi rapi, berdiri tegak, dan menunjukkan sikap siap mengikuti rangkaian upacara. Para guru dan staf MA Asy-Syakur pun tampak hadir, berdiri di sisi lapangan sebagai bentuk dukungan moral kepada para siswa.

Tepat pukul 07.00 WIB, pemimpin upacara memasuki lapangan. Komando yang tegas dan suara lantang dari pemimpin upacara menandai dimulainya kegiatan. Upacara diawali dengan laporan kepada pembina upacara bahwa barisan telah siap. Tak lama kemudian, Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., selaku pembina upacara, memasuki lapangan dengan langkah mantap, didampingi oleh pemimpin upacara.

Setelah penghormatan kepada pembina upacara, lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama-sama dengan penuh semangat. Suara siswa menggema memenuhi lapangan, menciptakan suasana yang khidmat dan membangkitkan semangat nasionalisme. Pengibaran bendera merah putih pun berlangsung dengan lancar dan penuh kehormatan. Para petugas pengibar menjalankan tugasnya dengan serius dan disiplin, mencerminkan hasil latihan yang tidak sia-sia.

Selanjutnya, pembacaan teks Pancasila dilakukan dengan dipandu oleh pembina upacara. Siswa mengikuti dengan lantang dan serentak, menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur bangsa masih tertanam kuat dalam diri mereka. Disusul pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Janji Siswa yang dibawakan dengan penuh keyakinan dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar.

Bagian paling dinanti dari setiap upacara bendera adalah amanat dari pembina upacara. Pada kesempatan ini, Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., memberikan amanat yang inspiratif dan penuh makna. Dengan suara tenang namun tegas, beliau membuka amanatnya dengan ucapan syukur dan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Beliau menyampaikan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, upacara bendera adalah simbol dari sikap tertib, hormat kepada negara, serta tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan.

“Upacara ini bukan hanya tentang berdiri di bawah terik matahari, bukan sekadar rutinitas setiap Senin pagi. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada jasa para pahlawan, serta latihan untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Ibu Lutfiah mengingatkan siswa akan pentingnya semangat belajar. Dalam menghadapi tantangan zaman, siswa harus mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Beliau juga menekankan bahwa belajar bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk mempersiapkan masa depan yang cerah.

“Belajarlah bukan karena ingin mendapat ranking, tapi karena ingin menjadi pribadi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian pelajari hari ini, suatu saat akan menjadi bekal untuk menapaki masa depan,” pesannya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan pesan moral terkait pergaulan dan etika siswa. Di era digital saat ini, siswa dituntut untuk bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Beliau mengajak seluruh siswa untuk tetap menjaga akhlak, menghormati guru, orang tua, dan sesama teman.

“Ingatlah, kecerdasan tanpa akhlak adalah kehancuran. Jadilah generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga santun dan berkarakter,” tuturnya, yang disambut anggukan kepala dan perhatian penuh dari seluruh peserta upacara.

Setelah amanat selesai, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh petugas. Doa dipanjatkan dengan harapan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, dan keberkahan dalam setiap aktivitas.

Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir kepada pembina upacara, dilanjutkan dengan laporan pemimpin upacara bahwa kegiatan telah selesai. Siswa dibubarkan secara tertib dan kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Seluruh rangkaian kegiatan upacara hari itu berjalan dengan baik dan lancar. Banyak siswa yang mengaku mendapatkan motivasi baru setelah mendengarkan amanat dari Ibu Lutfiah Rohmatin. Beberapa guru pun menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kesungguhan siswa selama pelaksanaan upacara.

Makna di Balik Upacara

Kegiatan upacara bendera hari Senin di MA Asy-Syakur tidak hanya menjadi kewajiban formal semata. Lebih dari itu, ini adalah ruang pembentukan karakter yang sangat efektif. Di sinilah nilai-nilai nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab ditanamkan secara langsung kepada siswa.

Kehadiran sosok pembina upacara seperti Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., menjadi teladan nyata bagi para siswa. Dengan ketenangan dan wibawa yang dimiliki, beliau berhasil menyampaikan pesan-pesan penting yang menyentuh hati dan membangkitkan semangat belajar. Beliau tidak hanya menjadi pendidik di dalam kelas, tetapi juga pembimbing karakter di luar kelas.

Upacara hari itu menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana dapat membawa dampak besar jika dilaksanakan dengan kesungguhan. MA Asy-Syakur patut berbangga karena memiliki tradisi positif yang terus dijaga dan dijalankan dengan penuh semangat oleh seluruh warga sekolah.

Share: