Jl. Raya KH. Abd. Syakur No. 183 Nglingi Desa Bareng Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro - Jawa Timur

Sunday, September 28, 2025

Siswa-Siswi MA Asy-Syakur Juara Lomba Catur

 


        Beberapa siswa dari MA Asy-Syakur berhasil kembali menorehkan prestasi gemilang dibidang olahraga intelektual. Dalam ajang lomba Catur Tingkat Kecamatan yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Ngasem pada hari sabtu tanggal 27 September 2025, 4 siswa kami berhasil menunjukkan kemampuan berpikir strategis dan ketenangan luar biasa hingga berhasil meraih beberapa juara. Kompetisi yang diikuti oleh berbagai sekolah menengah di Kecamatan Ngasem ini berlangsung penuh semangat dan persaingan yang ketat.

        Sejak babak penyisihan, perwakilan dari MA Asy-Syakur telah menunjukkan performa yang konsisten dan impresif. Dengan strategi matang dan konsentrasi tinggi, mereka mampu mengalahkan lawan demi lawan hingga akhirnya bisa mendapatkan hasil yang diharapkan. Pertandingan berlangsung menegangkan, namun berkat ketengan dan kecerdikan dalam membaca langkah lawan, kemenaganpun berhasil diraih dengan gemilang.


        Prestasi ini tentu menjadi kebanggan besar bagi keluarga MA Asy-Syakur. Kepala Madrasah beserta para guru menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Semangat pantang menyerah dan dedikasi yang ditunjukkan menjadi teladan berharga bagi teman-teman lainnya di MA Asy-Syakur.

Berikut daftar siswa yang meraih juara : 
1. Ahmad Dwi Elgha Saputra (Kelas XI) Juara 1 Putra
2. Nur Amin (Kelas XII) Juara 2 Putra
3. Dea Eki Febria Rahmawati (Kelas XII) Juara 2 Putri
4. Umi Hidayatul Nadhiroh (Kelas XI) Juara 3 Putri

            Semoga prestasi yang diraih bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi untuk kedepannya di even yang akan datang. Amin...


Share:

Sunday, September 21, 2025

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MA Asy-Syakur


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Aliyah Asy-Syakur merupakan salah satu kegiatan keagamaan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi tradisi seremonial, tetapi juga sebagai momentum penting untuk memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlak beliau, serta memperkuat semangat keislaman di kalangan guru, siswa, dan seluruh warga madrasah.

Acara peringatan Maulid Nabi di MA Asy-Syakur biasanya diisi dengan beragam kegiatan yang bernilai religius dan edukatif, seperti pembacaan shalawat, qasidah, tausiyah, hingga lomba-lomba islami yang melibatkan seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, meningkatkan ukhuwah islamiyah, serta menumbuhkan rasa syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Tema peringatan Maulid Nabi setiap tahun disesuaikan dengan kondisi dan tantangan zaman, namun tetap berfokus pada peneladanan pribadi Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahun ini, MA Asy-Syakur mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Generasi Berkarakter dan Beradab.” Tema ini menjadi pengingat bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan pembentukan karakter mulia, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan.

Kegiatan Maulid Nabi juga menjadi ajang pembinaan karakter peserta didik melalui keteladanan dan pembiasaan. Para guru dan tenaga kependidikan berperan aktif dalam memberikan arahan dan bimbingan, baik melalui kegiatan keagamaan maupun melalui interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah. Dengan demikian, nilai-nilai akhlak mulia tidak hanya diajarkan, tetapi juga dihidupkan dan diamalkan dalam keseharian seluruh warga madrasah.

Suasana peringatan Maulid Nabi di MA Asy-Syakur senantiasa berlangsung hangat dan penuh makna. Seluruh civitas madrasah bergotong royong mempersiapkan acara dengan semangat kebersamaan. Dekorasi bernuansa islami, lantunan shalawat, serta siraman rohani dari K. Nur Hamid menjadikan kegiatan ini tidak hanya indah secara lahiriah, tetapi juga menggugah batin dan memperdalam keimanan.

Selain memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga madrasah untuk menilai sejauh mana teladan Nabi telah diimplementasikan dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik. MA Asy-Syakur meyakini bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari pencapaian akademis, tetapi juga dari keberhasilan dalam membentuk generasi yang berakhlak, berempati, dan memiliki semangat dakwah.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, MA Asy-Syakur terus berkomitmen untuk menjadikan madrasah sebagai pusat pembentukan insan yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Semangat cinta Rasul yang tertanam dalam diri peserta didik diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dalam menapaki kehidupan, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Sebagaimana pesan luhur Rasulullah SAW:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Dengan semangat ini, MA Asy-Syakur bertekad untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berjiwa luhur, mencintai Nabi, dan berkontribusi positif bagi umat dan bangsa.





Share:

Monday, September 8, 2025

Meriah dan Penuh Warna: MA Asy-Syakur Turut Sukseskan Karnaval HUT RI ke-80


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Asy-Syakur turut berpartisipasi dalam Karnaval Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bareng pada tanggal 07 September 2025. Acara yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi momen yang sangat ditunggu oleh masyarakat, karena selain menumbuhkan semangat nasionalisme, juga menjadi ajang kreativitas dan kebersamaan antar warga sekolah serta masyarakat sekitar.

Sejak pagi hari, halaman madrasah sudah dipenuhi oleh para siswa dan guru yang bersiap dengan kostum dan atribut yang beragam. Para peserta dari MA Asy-Syakur menampilkan beragam kreasi busana bertema perjuangan dan kebudayaan nusantara. Ada yang mengenakan pakaian pahlawan nasional, pakaian adat daerah, hingga kostum hasil daur ulang kreatif yang menggambarkan semangat cinta lingkungan, serta menapilkan pertunjukan Seni Tari Tengul dengan tema "TENGUL NYENGSEMAKE". Semua tampil dengan percaya diri dan penuh keceriaan.

Sepanjang rute karnaval, sorak-sorai penonton menyambut rombongan dari MA Asy-Syakur dengan antusias. Musik marching band dan yel-yel semangat kemerdekaan menggema di udara, menambah semarak suasana perayaan. Para siswa berjalan berbaris rapi sambil menampilkan atraksi dan koreografi sederhana yang menghibur penonton. Kreativitas dan kekompakan tim menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir menyaksikan.


Kepala MA Asy-Syakur menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam karnaval bukan sekadar untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk bekerja sama, menumbuhkan rasa tanggung jawab, percaya diri, serta menghargai keberagaman budaya bangsa. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat nasionalisme di era modern ini.

Partisipasi MA Asy-Syakur dalam karnaval tahun ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang hidup di lingkungan madrasah. Dengan penuh semangat dan kreativitas, seluruh warga madrasah berkomitmen untuk terus meneladani semangat para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan dengan prestasi, karya, dan sikap positif. Suasana meriah dan penuh warna dari karnaval ini akan menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berjuang, berkarya, dan berbakti bagi negeri tercinta, Indonesia.


Share:

Monday, August 25, 2025

Semangat Kemerdekaan: MA Asy-Syakur Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-80



Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Madrasah Aliyah (MA) Asy-Syakur turut berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Gerak Jalan Tingkat Kecamatan Ngasem yang diselenggarakan pada tanggal 24 Agustus 2025. Kegiatan tahunan yang selalu dinanti ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta kekompakan antar peserta.

Sejak pagi hari, lapangan utama kecamatan telah dipenuhi oleh para peserta dari berbagai sekolah dan instansi. Suasana begitu meriah dengan hiasan bendera merah putih yang berkibar di sepanjang jalan. Para siswa MA Asy-Syakur tampil penuh semangat dengan seragam unik bernuansa merah putih dan topi khas yang menambah kesan gagah serta kompak. Tidak hanya menonjolkan kerapian barisan, peserta juga menampilkan yel-yel semangat perjuangan yang menggema di sepanjang rute gerak jalan.


Partisipasi MA Asy-Syakur dalam lomba ini bukan sekadar untuk meramaikan peringatan HUT RI, namun juga sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai karakter yang selama ini ditanamkan di madrasah, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Dengan latihan rutin yang telah dilakukan beberapa minggu sebelumnya, para siswa mampu menunjukkan performa yang solid, kompak, dan penuh semangat juang.

Kepala MA Asy-Syakur, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah berlatih dengan tekun dan menunjukkan semangat luar biasa di lapangan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa agar memiliki jiwa nasionalis dan semangat gotong royong yang tinggi.


Kegiatan gerak jalan tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan seluruh warga madrasah. Selain menjadi ajang menyalurkan semangat kemerdekaan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang tangguh dan berdaulat. Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, MA Asy-Syakur berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang membangun generasi muda berakhlak mulia, disiplin, dan cinta tanah air.

Share:

Sunday, August 17, 2025

Langkah Tegap di Usia 80 : Upacara Kemerdekaan yang Menggugah Semangat


Pada tanggal 17 Agustus 2025, masyarakat Desa Bareng bersama dengan lembaga-lembaga pendidikan setempat, seperti SD, MI, SMP, MTs, SMK, dan MA Asy-Syakur, menggelar upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-80 di lapangan desa. Upacara yang penuh khidmat ini menjadi momen penting untuk merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah diperoleh melalui perjuangan para pahlawan.

Sejak pagi hari, lapangan desa Bareng sudah dipenuhi oleh para peserta upacara yang terdiri dari siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, serta warga desa yang ikut serta dalam memperingati hari bersejarah ini. Suasana yang semarak semakin terlihat dengan barisan peserta yang tertata rapi, mengenakan pakaian seragam dengan penuh semangat. Lapangan yang dihiasi dengan bendera merah putih dan atribut kemerdekaan menambah semarak perayaan tersebut, memberikan kesan bahwa upacara ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebagai simbol penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

Upacara dimulai tepat pada pukul 7 pagi, dengan seluruh peserta upacara yang sudah berkumpul di tempat yang telah ditentukan. Komandan upacara dengan tegas memimpin jalannya upacara, sementara petugas upacara lainnya juga dengan sigap melaksanakan tugas mereka. Mereka melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian dan semangat kebangsaan yang tinggi, memperlihatkan rasa hormat dan kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.


Salah satu momen yang paling dinantikan adalah prosesi pengibaran bendera. Petugas pengibar bendera pada upacara kali ini adalah siswa-siswi MA Asy-Syakur. Mereka telah menjalani latihan yang cukup intensif agar bisa melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh kebanggaan. Saat bendera merah putih dinaikkan, seluruh peserta upacara menyaksikan dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Gerakan yang terkoordinasi dengan sangat baik dari para pengibar bendera mencerminkan keseriusan dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas tersebut. Pengibaran bendera yang dilakukan oleh para siswa MA Asy-Syakur ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga menjadi simbol perjuangan generasi muda dalam menjaga kemerdekaan Indonesia.

Begitu bendera merah putih berkibar, lagu kebangsaan “Indonesia Raya” pun dikumandangkan dengan penuh semangat. Semua peserta upacara, baik siswa, guru, maupun warga desa, ikut menyanyikan lagu kebangsaan dengan lantang dan penuh rasa cinta tanah air. Iringan musik yang megah dan lirik lagu yang penuh makna seolah-olah membangkitkan semangat perjuangan yang telah ditanamkan oleh para pahlawan bangsa.

Setelah pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi . Pembacaan ini dilakukan dengan penuh penghayatan, mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diraih dengan darah dan air mata para pahlawan. Setiap kata dalam teks Proklamasi mengandung makna yang mendalam bagi setiap warga negara Indonesia, menjadi pengingat untuk selalu menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai kemerdekaan.

Puncak dari upacara ini adalah amanat dari kepala desa Bareng yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh warga desa dan peserta upacara untuk bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperoleh dan mengingatkan bahwa kemerdekaan ini adalah hasil dari perjuangan tanpa kenal lelah. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, persatuan, dan kesatuan dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Tak lupa, beliau mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama untuk memajukan bangsa.

Sebagai penutup, upacara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat. Doa tersebut dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan, serta agar semangat kemerdekaan tetap hidup dalam hati setiap warga negara. Setelah itu, seluruh peserta upacara dengan tertib meninggalkan lapangan desa, namun semangat dan kebanggaan terhadap kemerdekaan tetap membara dalam setiap langkah mereka.

Upacara peringatan HUT RI ke-80 di desa Bareng ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat tali persaudaraan antara berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat desa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam upacara ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan yang telah dipupuk oleh para pahlawan tetap ada dalam jiwa setiap warga negara Indonesia, terutama generasi muda. Pengibaran bendera oleh siswa MA Asy-Syakur menjadi simbol bahwa generasi penerus bangsa siap menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermanfaat bagi negara tercinta.

Share: