Jl. Raya KH. Abd. Syakur No. 183 Nglingi Desa Bareng Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro - Jawa Timur

Monday, February 17, 2025

Upacara Bendera Hari Senin : Momen Edukatif Bersama Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd.


Setiap hari Senin pagi, MA Asy-Syakur memiliki tradisi yang tak pernah terlewatkan, yaitu pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab kepada seluruh siswa. Pada hari Senin ini, suasana lapangan upacara terasa lebih khidmat dan istimewa. Pasalnya, pembina upacara kali ini adalah salah satu guru muda yang semangat dan energik, yaitu Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd.

Sejak pukul 06.45 WIB, para siswa sudah mulai berdatangan dan berkumpul di lapangan upacara. Petugas upacara, yang terdiri dari siswa-siswi kelas XI, tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kelancaran kegiatan. Petugas pengibar bendera, pemimpin upacara, pembaca UUD 1945, teks Pancasila, serta pembawa doa semuanya terlihat mengenakan seragam rapi dan penuh semangat. Mereka telah berlatih selama beberapa hari sebelumnya agar tampil maksimal saat pelaksanaan upacara.

Suasana pagi itu cerah. Matahari mulai menampakkan sinarnya perlahan, dan udara segar masih terasa. Barisan siswa dari kelas X hingga XII membentuk formasi rapi, berdiri tegak, dan menunjukkan sikap siap mengikuti rangkaian upacara. Para guru dan staf MA Asy-Syakur pun tampak hadir, berdiri di sisi lapangan sebagai bentuk dukungan moral kepada para siswa.

Tepat pukul 07.00 WIB, pemimpin upacara memasuki lapangan. Komando yang tegas dan suara lantang dari pemimpin upacara menandai dimulainya kegiatan. Upacara diawali dengan laporan kepada pembina upacara bahwa barisan telah siap. Tak lama kemudian, Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., selaku pembina upacara, memasuki lapangan dengan langkah mantap, didampingi oleh pemimpin upacara.

Setelah penghormatan kepada pembina upacara, lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama-sama dengan penuh semangat. Suara siswa menggema memenuhi lapangan, menciptakan suasana yang khidmat dan membangkitkan semangat nasionalisme. Pengibaran bendera merah putih pun berlangsung dengan lancar dan penuh kehormatan. Para petugas pengibar menjalankan tugasnya dengan serius dan disiplin, mencerminkan hasil latihan yang tidak sia-sia.

Selanjutnya, pembacaan teks Pancasila dilakukan dengan dipandu oleh pembina upacara. Siswa mengikuti dengan lantang dan serentak, menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur bangsa masih tertanam kuat dalam diri mereka. Disusul pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Janji Siswa yang dibawakan dengan penuh keyakinan dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar.

Bagian paling dinanti dari setiap upacara bendera adalah amanat dari pembina upacara. Pada kesempatan ini, Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., memberikan amanat yang inspiratif dan penuh makna. Dengan suara tenang namun tegas, beliau membuka amanatnya dengan ucapan syukur dan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Beliau menyampaikan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, upacara bendera adalah simbol dari sikap tertib, hormat kepada negara, serta tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan.

“Upacara ini bukan hanya tentang berdiri di bawah terik matahari, bukan sekadar rutinitas setiap Senin pagi. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada jasa para pahlawan, serta latihan untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Ibu Lutfiah mengingatkan siswa akan pentingnya semangat belajar. Dalam menghadapi tantangan zaman, siswa harus mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Beliau juga menekankan bahwa belajar bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk mempersiapkan masa depan yang cerah.

“Belajarlah bukan karena ingin mendapat ranking, tapi karena ingin menjadi pribadi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian pelajari hari ini, suatu saat akan menjadi bekal untuk menapaki masa depan,” pesannya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan pesan moral terkait pergaulan dan etika siswa. Di era digital saat ini, siswa dituntut untuk bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Beliau mengajak seluruh siswa untuk tetap menjaga akhlak, menghormati guru, orang tua, dan sesama teman.

“Ingatlah, kecerdasan tanpa akhlak adalah kehancuran. Jadilah generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga santun dan berkarakter,” tuturnya, yang disambut anggukan kepala dan perhatian penuh dari seluruh peserta upacara.

Setelah amanat selesai, upacara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh petugas. Doa dipanjatkan dengan harapan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, dan keberkahan dalam setiap aktivitas.

Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir kepada pembina upacara, dilanjutkan dengan laporan pemimpin upacara bahwa kegiatan telah selesai. Siswa dibubarkan secara tertib dan kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Seluruh rangkaian kegiatan upacara hari itu berjalan dengan baik dan lancar. Banyak siswa yang mengaku mendapatkan motivasi baru setelah mendengarkan amanat dari Ibu Lutfiah Rohmatin. Beberapa guru pun menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kesungguhan siswa selama pelaksanaan upacara.

Makna di Balik Upacara

Kegiatan upacara bendera hari Senin di MA Asy-Syakur tidak hanya menjadi kewajiban formal semata. Lebih dari itu, ini adalah ruang pembentukan karakter yang sangat efektif. Di sinilah nilai-nilai nasionalisme, disiplin, dan tanggung jawab ditanamkan secara langsung kepada siswa.

Kehadiran sosok pembina upacara seperti Ibu Lutfiah Rohmatin, S.Pd., menjadi teladan nyata bagi para siswa. Dengan ketenangan dan wibawa yang dimiliki, beliau berhasil menyampaikan pesan-pesan penting yang menyentuh hati dan membangkitkan semangat belajar. Beliau tidak hanya menjadi pendidik di dalam kelas, tetapi juga pembimbing karakter di luar kelas.

Upacara hari itu menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana dapat membawa dampak besar jika dilaksanakan dengan kesungguhan. MA Asy-Syakur patut berbangga karena memiliki tradisi positif yang terus dijaga dan dijalankan dengan penuh semangat oleh seluruh warga sekolah.

Share:

Monday, February 3, 2025

Pelantikan Pengurus OSIS MA Asy-Syakur Masa Bakti 2024/2025: Tonggak Baru Kepemimpinan Siswa


MA Asy-Syakur kembali mencatat momen penting dalam perjalanan organisasinya. Pada hari Senin, 3 Februari 2025, telah dilaksanakan Upacara Pelantikan Pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) Masa Bakti 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di halaman madrasah, diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta jajaran pimpinan MA Asy-Syakur.

Upacara pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepala madrasah tentang penetapan pengurus OSIS terpilih. Selanjutnya, dilakukan prosesi serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru sebagai simbol estafet kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Kepala MA Asy-Syakur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus OSIS masa bakti 2023/2024 atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menjabat. Beliau juga mengingatkan pengurus baru agar menjadikan OSIS sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan yang sehat, bertanggung jawab, dan penuh inovasi.


"OSIS bukan hanya organisasi, tapi juga tempat kalian menempa diri, belajar memimpin, serta melayani. Tunjukkan bahwa kalian mampu menjadi pelajar yang berkarakter dan memberi warna positif bagi madrasah ini," ujar beliau.

Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi para siswa terpilih. Dengan semangat dan visi baru, diharapkan OSIS MA Asy-Syakur masa bakti 2024/2025 mampu menjadi agen perubahan dan pelopor kegiatan siswa yang kreatif, edukatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Selamat kepada pengurus OSIS yang baru. Selamat mengemban amanah, semoga sukses dalam setiap langkah dan program yang akan dijalankan.

Share:

Monday, January 13, 2025

Meriahkan Hari Amal Bakti Kemenag ke-79 di Go Fun Bojonegoro


Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-79, MA Asy-Syakur turut berpartisipasi aktif dalam serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Acara ini berlangsung meriah di area Go Fun Bojonegoro, sebuah lokasi wisata edukatif yang menjadi pusat kegiatan perayaan HAB tahun ini.

Rangkaian kegiatan diikuti oleh berbagai satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari RA, MI, MTs, MA, hingga pegawai Kemenag. MA Asy-Syakur hadir sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama dengan semangat kebersamaan dan kontribusi nyata dalam mendukung program dan nilai-nilai yang diusung oleh Kemenag.

Partisipasi MA Asy-Syakur meliputi keikutsertaan dalam kegiatan bazar, pentas seni, serta aneka lomba yang disiapkan panitia. Selain sebagai ajang silaturahmi dan hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antar lembaga pendidikan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, kebersamaan, dan pengabdian.

Kepala MA Asy-Syakur menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap misi Kementerian Agama dalam membangun generasi yang religius, inklusif, dan berakhlak mulia.

"Momentum Hari Amal Bakti adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali peran kita sebagai insan pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, kita belajar berkolaborasi, berkreasi, sekaligus menjaga semangat persatuan," ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan keceriaan. Para siswa MA Asy-Syakur tampak menikmati setiap sesi acara dengan penuh semangat. Tidak hanya sebagai peserta, beberapa siswa juga tampil membanggakan dalam pentas seni yang mengangkat tema budaya dan nilai keislaman.

Melalui keikutsertaan ini, MA Asy-Syakur berharap dapat terus berkontribusi positif dalam setiap kegiatan Kementerian Agama, serta menjadi bagian dari madrasah yang aktif, adaptif, dan inspiratif dalam mewujudkan pendidikan agama yang unggul dan berkarakter.


Share:

Wednesday, December 25, 2024

Outing Class ke Yogyakarta: Belajar di Luar Kelas, Menjelajah Sejarah dan Budaya


Sebagai bagian dari program pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, MA Asy-Syakur melaksanakan kegiatan Outing Class ke Yogyakarta pada tanggal 23-24 Desember 2024. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII serta didampingi oleh para guru pendamping dan tim manajemen madrasah.

Outing class merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami berbagai aspek ilmu pengetahuan, sejarah, budaya, serta nilai-nilai kehidupan yang tidak selalu bisa didapatkan melalui pembelajaran di dalam kelas.

Kota Yogyakarta dipilih sebagai tujuan karena kekayaan nilai sejarah, budaya, serta pusat pendidikan yang melekat kuat dalam identitasnya sebagai “Kota Pelajar.” Dalam kegiatan ini, para siswa mengunjungi beberapa destinasi edukatif, di antaranya:

  • Candi Prambanan – sebagai warisan budaya dunia yang mengajarkan tentang sejarah dan arsitektur Hindu di Indonesia.
  • Keraton Yogyakarta – tempat yang memperkenalkan sistem pemerintahan tradisional serta kekayaan budaya Jawa.
  • Museum Ullen Sentalu – yang membuka wawasan siswa tentang sejarah dan kehidupan keluarga bangsawan Jawa.
  • Malioboro dan Pasar Beringharjo – tempat siswa belajar interaksi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Yogyakarta secara langsung.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarsiswa dan guru. Siswa juga diajak untuk belajar mandiri, tanggung jawab, dan menghargai lingkungan sekitar.

Kepala MA Asy-Syakur menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang lebih luas wawasannya, toleran terhadap perbedaan budaya, serta lebih mencintai sejarah dan tanah air.

"Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kaya pengalaman, memahami sejarah bangsanya, dan siap menjadi bagian dari masyarakat global tanpa kehilangan jati diri," ujar beliau.

Dengan penuh semangat dan antusiasme, siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan ceria. Diharapkan, outing class ini dapat menjadi pengalaman berharga yang memperkaya proses belajar siswa secara menyeluruh.

Share:

Friday, December 20, 2024

Perkemahan Akhir Tahun : Membangun Kemandirian dan Jiwa Wirausaha melalui Kegiatan P5

Dalam rangka menutup semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, MA Asy-Syakur sukses menyelenggarakan Perkemahan Akhir Tahun (PERAHU) pada tanggal 18–19 Desember 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII, serta didampingi oleh para pembina, dewan guru, dan tim kesiswaan. Uniknya, perkemahan kali ini dirangkaikan dengan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema “Kewirausahaan.” 

Kegiatan perkemahan dilaksanakan di lingkungan madrasah yang telah disulap menjadi area perkemahan yang edukatif dan menyenangkan. Selama dua hari, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat berwirausaha.

Menggabungkan Nilai Kepramukaan dan Kewirausahaan

Perkemahan ini bukan sekadar kegiatan rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter dan implementasi nyata dari kurikulum merdeka melalui P5. Dengan mengusung tema kewirausahaan, para siswa diajak untuk menggali potensi diri, berani mencoba, dan menciptakan peluang usaha sederhana.

Beragam kegiatan kewirausahaan pun digelar, seperti:

  • Bazar Wirausaha Siswa, di mana setiap kelompok mendirikan stand yang menjual produk makanan, minuman, kerajinan tangan, hingga jasa hiburan sederhana.
  • Workshop Kewirausahaan yang menghadirkan narasumber dari pelaku UMKM lokal untuk berbagi pengalaman dan motivasi.
  • Simulasi bisnis dan pemasaran, yang melatih siswa berpikir kreatif, mengambil keputusan, serta memahami pentingnya promosi dan pelayanan dalam berwirausaha.


Belajar Langsung dari Pengalaman

Kepala MA Asy-Syakur dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang sangat penting dalam membentuk profil pelajar Pancasila.

"Melalui perkemahan dan P5 bertema kewirausahaan, siswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung merasakan prosesnya. Mereka belajar mengatur keuangan, bekerja dalam tim, menghadapi tantangan, dan berpikir kreatif. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter dan kemandirian yang kami tanamkan di madrasah ini," jelas beliau.

Selain kegiatan kewirausahaan, perkemahan juga diisi dengan kegiatan kepramukaan seperti api unggun, pentas seni, outbond, lomba baris-berbaris, dan games edukatif yang menyemarakkan suasana dan mempererat kekompakan antarpeserta.

Menjadi Siswa yang Mandiri, Kreatif, dan Siap Hadapi Masa Depan

Kegiatan ini memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Mereka tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar banyak hal secara langsung. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi kegiatan, baik siang maupun malam hari.

Melalui sinergi antara perkemahan akhir tahun dan P5 tema kewirausahaan, MA Asy-Syakur terus berkomitmen mencetak generasi yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila.

Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menghadapi tantangan masa depan, baik di dunia pendidikan, sosial, maupun dunia usaha.

Share: